Panduan ยท Developer
Cara Membuat & Memakai API Key
Panduan langkah demi langkah: kita akan membuat sebuah API key dari nol, memakainya untuk mengirim pesan dari sistemmu, sampai mencabutnya bila perlu โ lengkap dengan gambar layarnya.
Untuk siapa panduan ini
Panduan ini untuk developer atau tim teknis pada akun Bisnis (B2B) dan Pemerintah (B2G). API key dipakai supaya sistemmu sendiri โ CRM, website, aplikasi internal โ bisa "memanggil" platform: mengirim pesan, membaca percakapan, dan lainnya.
Pakai panduan ini saat: kamu ingin sistem lain yang kamu kelola berinteraksi otomatis dengan platform tanpa membuka dashboard. Kalau kamu hanya memakai dashboard sehari-hari, fitur ini opsional.
Yang perlu disiapkan
- Sistem tujuan yang akan memakai kunci (CRM, ERP, website, atau aplikasi internal).
- Akses sisi server sistem itu โ kunci API harus disimpan di server, bukan di kode yang bisa dilihat publik.
- Pemahaman dasar cara memanggil sebuah API (HTTP request, header) โ atau bantuan rekan developer.
Apa itu API key. API key adalah token rahasia yang mewakili akunmu. Siapa pun yang memegangnya bisa mengakses platform atas namamu โ jadi perlakukan seperti kata sandi.
Mengenal halaman API Keys
Semua kunci API dikelola di satu halaman: API Keys. Perhatikan gambar di bawah. Yang perlu kamu kenali:
- Tombol buat kunci baru di pojok kanan atas โ titik mulai membuat kunci.
- Daftar kunci di tengah โ tiap kunci punya nama, dan bisa dicabut kapan saja.

Langkah 1 โ Buka halaman API Keys
Pada sidebar kiri, cari grup menu DEVELOPER, lalu klik API Keys. Halaman terbuka menampilkan daftar kunci yang sudah ada (kalau belum ada, daftarnya kosong).
Langkah 2 โ Buat kunci baru
Klik tombol buat kunci baru di pojok kanan atas. Beri nama yang menjelaskan kegunaannya โ misalnya Integrasi CRM atau Website Toko. Nama ini hanya untukmu; gunanya supaya mudah dilacak dan dicabut kalau perlu nanti.
Langkah 3 โ Salin & simpan kunci dengan aman
Setelah dibuat, kunci ditampilkan sekali saja โ tidak bisa dilihat lagi setelah jendela ditutup. Segera salin dan simpan di tempat aman, misalnya pengaturan rahasia (secret/environment variable) di server sistemmu.
โ ๏ธ Penting: kalau kunci hilang sebelum sempat disalin, kamu tidak bisa melihatnya lagi โ cabut kunci itu dan buat yang baru.
Langkah 4 โ Pakai kunci untuk memanggil platform
Di sistemmu, sertakan kunci pada header Authorization setiap kali memanggil API platform. Contoh โ sebuah CRM mengirim pesan WhatsApp ke pelanggan saat sales menandai lead "follow-up":
Contoh: sistemmu memanggil API untuk mengirim pesancurl https://contoh-domain.anda/api/v1/conversations \
-H "Authorization: Bearer tk_live_xxxxxxxxxxxx" \
-H "Content-Type: application/json" \
-d '{ "to": "628123456789", "text": "Halo, terima kasih atas minatnya..." }'Daftar lengkap endpoint, header, dan format respons ada di halaman API Reference.
Cara tahu berhasil
Kuncimu bekerja benar bila:
- Kunci muncul di daftar halaman API Keys dengan nama yang kamu beri.
- Pemanggilan API dari sistemmu memakai kunci itu mendapat respons sukses (kode 2xx) โ misalnya pesan benar-benar terkirim ke pelanggan.
- Pemanggilan tanpa kunci atau dengan kunci yang sudah dicabut ditolak (kode 401).
Tips
- Satu kunci per integrasi. Beri nama jelas tiap kunci (CRM, website, aplikasi A) โ kalau salah satu bocor, kamu cabut yang itu saja tanpa mengganggu integrasi lain.
- Simpan di sisi server. Jangan pernah menaruh kunci di kode frontend, repositori publik, atau aplikasi yang bisa dibongkar pengguna.
- Cabut segera bila dicurigai bocor. Kunci yang dicabut langsung berhenti berfungsi โ buat kunci baru lalu perbarui di sistemmu.
Masalah umum
- Pemanggilan ditolak 401 โ kunci salah ketik, sudah dicabut, atau tidak diawali
Bearerpada header Authorization. - Kunci tidak sempat disalin โ tidak bisa dilihat lagi; cabut kunci itu dan buat baru.
- Menu API Keys tidak terlihat โ fitur Developer hanya untuk akun Bisnis dan Pemerintah.
Pertanyaan Umum
Kunci API saya hilang, bagaimana?
Kunci hanya ditampilkan sekali saat dibuat dan tidak bisa dilihat lagi. Kalau hilang, cabut kunci lama dari menu API Keys lalu buat kunci baru, dan perbarui di sistemmu.
Apakah fitur API ada di akun UMKM?
Tidak. Fitur Developer (API Keys, Webhooks, Plugin) ditujukan untuk akun Bisnis (B2B) dan Pemerintah (B2G) yang berintegrasi dengan sistem internal.
Berapa kunci API yang boleh dibuat?
Kamu bisa membuat beberapa kunci. Disarankan satu kunci per integrasi, diberi nama jelas, agar mudah dilacak dan dicabut bila perlu.
Apa beda API key dengan webhook?
Dengan API key, sistemmu yang aktif memanggil platform. Dengan webhook, platform yang aktif mengabari sistemmu saat ada kejadian. Keduanya saling melengkapi โ lihat panduan Webhooks.
Lihat fitur ini bekerja di industrimu
Begini API key dipakai menghubungkan sistem internal di berbagai bidang.
Kontraktor & Jasa Proyek
Sistem manajemen proyek internal memanggil platform lewat API key untuk mengirim update progres pekerjaan ke klien lewat WhatsApp otomatis.
SelengkapnyaDinas Perizinan Terpadu
Aplikasi perizinan instansi memakai API key untuk mengirim notifikasi status permohonan ke pemohon langsung dari sistemnya.
Selengkapnya