Solusi
Kontraktor yang setiap prospek proyeknya terkelola
Permintaan penawaran terkumpul rapi, survei terjadwal, dan setiap proyek punya jejak yang jelas.
Masalah yang sering terjadi
- Permintaan penawaran masuk lewat chat → detail kebutuhan tak lengkap, harus tanya berulang.
- Jadwal survei lokasi dicatat manual, kadang bentrok atau lupa.
- Banyak prospek proyek menggantung tanpa kejelasan tahap.
- Keluhan/permintaan klien selama proyek tercecer di chat pribadi.
Fitur yang menyelesaikannya
| Kebutuhan | Fitur BantuCS |
|---|---|
| Jawab info layanan & cakupan kerja | AI Bot + Sumber Data |
| Kumpulkan detail permintaan penawaran | Flow Bot |
| Jadwalkan survei lokasi | Janji Temu |
| Pantau tahap tiap prospek proyek | Pipeline |
| Permintaan klien terlacak | Tiket / Kasus |
| Arahkan ke tim/divisi tepat | Departemen |
Cara kerjanya
- Calon klien chat → bot menjelaskan layanan & cakupan kerja, lalu Flow Bot mengumpulkan detail kebutuhan proyek.
- Survei lokasi dijadwalkan lewat Janji Temu — tidak bentrok.
- Tiap prospek bergerak di papan Pipeline (Tertarik → Negosiasi → Deal) sehingga jelas tahapnya.
- Permintaan klien selama proyek dicatat sebagai Tiket dan diarahkan ke tim yang tepat.
Contoh nyata
CV "Karya Bangun". Permintaan penawaran sering datang dengan detail kurang lengkap sehingga butuh tanya bolak-balik, dan beberapa prospek proyek terlupa karena tak ada catatan tahapnya.
Sekarang: bot menjelaskan layanan, Flow Bot mengumpulkan detail kebutuhan secara terstruktur, jadwal survei tertata, dan tiap prospek terpantau tahapnya di papan Pipeline.
Hasilnya
- 📐 Detail permintaan lengkap sejak awal — minim tanya berulang.
- 🗺️ Jadwal survei rapi, tidak bentrok.
- 🎯 Tidak ada prospek proyek menggantung tanpa kejelasan.
Pertanyaan Umum
Bagaimana memastikan detail permintaan penawaran lengkap?
Flow Bot menanyakan kebutuhan proyek langkah demi langkah, sehingga informasi penting terkumpul rapi sebelum kamu menyusun penawaran.
Bisa memantau tahap tiap prospek proyek?
Bisa. Papan Pipeline menampilkan tiap prospek beserta tahapnya, dari tertarik sampai deal — tak ada yang menggantung.
Bagaimana permintaan klien selama proyek dikelola?
Tiap permintaan dicatat sebagai Tiket bernomor dan diarahkan ke tim terkait, sehingga terpantau sampai selesai.