Panduan ยท Channel & Integrasi
Menghubungkan WhatsApp ke Botmu
WhatsApp adalah channel paling dicari pelanggan Indonesia. Panduan ini menuntunmu menyambungkannya langkah demi langkah โ sampai pesan masuk dijawab bot otomatis.
Untuk siapa panduan ini
Panduan ini untuk semua jenis akun โ UMKM (B2C), Bisnis (B2B), dan Pemerintah (B2G). WhatsApp cocok dipakai siapa pun yang ingin melayani pelanggan lewat saluran chat yang paling familier di Indonesia.
Pakai panduan ini saat: kamu baru pertama kali menyiapkan bot, ingin menambah nomor WhatsApp baru, atau perlu menyambungkan ulang nomor yang terputus.
Yang perlu disiapkan
- Nomor WhatsApp yang akan dipakai melayani pelanggan โ sebaiknya nomor khusus bisnis, bukan nomor pribadi.
- HP tempat nomor itu aktif (untuk metode scan QR), dengan koneksi internet stabil.
- Untuk jalur resmi Meta: akun Meta Business dan nomor WhatsApp Business terverifikasi di Meta.
Dua cara menghubungkan WhatsApp
Sebelum mulai, kenali dua metode supaya kamu memilih yang pas:
- Scan QR โ paling cepat dan gratis, cocok untuk UMKM dan bisnis kecil-menengah. Cara kerjanya seperti WhatsApp Web: cukup pindai kode QR. Tidak perlu persetujuan Meta.
- WhatsApp Cloud API (Meta) โ jalur resmi Meta untuk volume tinggi dan kebutuhan korporasi. Perlu akun WhatsApp Business dan verifikasi nomor di Meta. Lebih kokoh untuk skala besar, tapi pemasangannya lebih panjang.
Untuk mayoritas pengguna baru, mulai dari scan QR โ bisa pindah ke Cloud API kapan saja kalau kebutuhan tumbuh.
Mengenal halaman Channels
Semua saluran chat dikelola di satu halaman: Channels. Di sinilah kamu menambah, memantau status, dan memutus saluran. Perhatikan gambar di bawah.

Tiap channel di halaman ini punya indikator status: hijau berarti terhubung dan siap melayani, warna lain berarti perlu tindakan (misalnya scan ulang).
Langkah 1 โ Buka halaman Channels
Pada sidebar kiri, buka grup SALURAN & TIM โ Channels. Halaman daftar saluran terbuka. Klik tombol + Tambah Channel di pojok kanan atas.
Langkah 2 โ Pilih cara menghubungkan WhatsApp
Pada pilihan jenis channel yang muncul:
- Pilih WhatsApp (QR) kalau ingin cara cepat dan gratis โ ikuti Langkah 3A.
- Pilih WhatsApp Cloud API (Meta) kalau memakai jalur resmi Meta โ ikuti Langkah 3B.
Langkah 3A โ Hubungkan lewat scan QR
- Setelah memilih WhatsApp (QR), sebuah kode QR muncul di layar dashboard.
- Ambil HP yang ada nomor WhatsApp bisnismu.
- Di HP, buka WhatsApp โ Perangkat Tertaut โ Tautkan Perangkat.
- Arahkan kamera HP ke kode QR di layar dashboard untuk memindainya.
- Tunggu beberapa detik sampai status channel berubah menjadi Terhubung (hijau).
HP yang dipakai cukup dibiarkan menyala dan terhubung internet. Kalau suatu saat status terputus (misalnya HP mati lama), cukup buka channel itu lalu scan ulang QR โ riwayat percakapan tidak hilang.
Langkah 3B โ Hubungkan lewat WhatsApp Cloud API
- Pastikan kamu sudah punya akun Meta Business dan nomor WhatsApp Business terverifikasi di Meta.
- Setelah memilih WhatsApp Cloud API (Meta), masukkan kredensial yang diberikan Meta (Phone Number ID dan akses token).
- Dashboard menampilkan sebuah alamat penghubung dan kode verifikasi.
- Daftarkan alamat penghubung itu di aplikasi Meta-mu beserta kode verifikasinya, supaya pesan masuk diteruskan ke botmu.
- Pastikan status channel menjadi .
Pertanyaan Umum
Metode mana yang sebaiknya dipilih?
Untuk mayoritas UMKM dan bisnis menengah, scan QR sudah cukup dan paling cepat. Pilih Cloud API kalau butuh volume sangat tinggi atau memang harus memakai jalur resmi Meta.
Bisa pasang beberapa nomor WhatsApp?
Bisa. Tiap nomor ditambahkan sebagai channel terpisah lewat tombol "+ Tambah Channel". Jumlah channel aktif mengikuti batas paket langgananmu.
Kenapa pesan broadcast diberi jeda?
Mengirim banyak pesan dalam waktu sangat singkat berisiko membuat nomor diblokir WhatsApp. Fitur Broadcast bawaan sudah menambahkan jeda otomatis agar lebih aman.
Kalau HP mati, apakah riwayat chat hilang?
Tidak. Riwayat percakapan tersimpan aman di dashboard. Saat HP menyala lagi dan channel terputus, cukup scan ulang QR โ percakapan tetap utuh.
Lihat fitur ini bekerja di industrimu
Lihat bagaimana WhatsApp dipakai melayani pelanggan di berbagai bidang.