Panduan ยท Channel & Integrasi
Memasang Chat Widget di Website
Banyak pengunjung website hanya "lihat-lihat" lalu pergi. Panduan ini menuntunmu memasang kotak chat di website supaya mereka bisa langsung bertanya โ dan jadi calon pelanggan.
Untuk siapa panduan ini
Panduan ini untuk semua jenis akun โ UMKM (B2C), Bisnis (B2B), dan Pemerintah (B2G) โ yang punya website, baik website profil, toko online, maupun portal layanan.
Pakai panduan ini saat: kamu ingin pengunjung website bisa bertanya tanpa harus menelepon atau pindah aplikasi, atau ingin menangkap calon pelanggan yang sedang membaca halamanmu.
Yang perlu disiapkan
- Sebuah website yang kamu kelola.
- Akses untuk mengubah isi website โ entah lewat pembuat halaman (page builder), CMS, atau pengelola websitenya.
Tidak perlu kemampuan coding. Kamu hanya akan menyalin satu potongan kode siap-pakai dan menempelkannya.
Apa itu Chat Widget
Chat Widget adalah kotak chat kecil yang muncul di pojok website-mu. Pengunjung bisa mengkliknya dan langsung bertanya โ dan bot menjawab memakai Knowledge Base yang sama dengan WhatsApp, Telegram, dan channel lain. Jadi cukup sekali menyiapkan materi, semua saluran ikut pintar.
Mengenal halaman Chat Widget
Widget diatur di menu Chat Widget. Di halaman ini kamu menyesuaikan tampilan dan mengambil kode pemasangan.

Langkah 1 โ Buka menu Chat Widget
Pada sidebar kiri, buka grup SALURAN & TIM โ Chat Widget. Halaman pengaturan widget terbuka.
Langkah 2 โ Sesuaikan tampilan widget
Atur agar widget serasi dengan website-mu:
- Warna โ selaraskan dengan warna brand atau logo.
- Posisi โ pojok kanan bawah atau kiri bawah halaman.
- Judul โ nama yang muncul di kepala kotak chat.
- Sapaan pembuka โ kalimat pertama yang menyambut pengunjung. Buat yang mengundang, misalnya "Halo! Ada yang ingin ditanyakan? Tanya di sini ya ๐" โ bukan sekadar "Ada yang bisa dibantu?".
Langkah 3 โ Salin kode pemasangan
Setelah tampilan diatur, dashboard menyediakan potongan kode pemasangan. Klik untuk menyalinnya. Kode ini sudah jadi โ kamu tidak perlu mengubah apa pun.
Langkah 4 โ Tempel kode di website
- Buka pengelola website-mu (page builder, CMS, atau editor websitenya).
- Tempel kode itu pada bagian yang dimuat di semua halaman โ biasanya tepat sebelum penutup halaman.
- Sebagian besar pembuat website populer punya kolom khusus untuk menempel kode semacam ini (sering disebut "custom code" atau "kode header/footer").
- Simpan perubahan website.
Cara tahu berhasil
Chat Widget berhasil terpasang bila:
- Saat kamu membuka website-mu, kotak chat muncul di pojok sesuai posisi yang diatur.
- Klik widget, ketik pertanyaan โ bot membalas berdasarkan Knowledge Base.
- Percakapan itu muncul di menu Inbox, bersama percakapan dari channel lain.
Tips
Pertanyaan Umum
Apakah perlu coding untuk memasang widget?
Tidak perlu menulis kode sendiri โ kamu hanya menempel potongan kode yang sudah disediakan. Sebagian besar pembuat website punya tempat khusus untuk menempelnya.
Apakah widget memperlambat website?
Widget dirancang ringan dan dimuat terpisah, sehingga dampaknya pada kecepatan website minim.
Percakapan dari widget masuk ke mana?
Ke menu Inbox, bersama percakapan dari channel lain. Tim CS bisa mengambil alih bila perlu.
Apakah widget memakai Knowledge Base yang sama dengan WhatsApp?
Ya. Semua channel โ widget, WhatsApp, Telegram โ memakai Knowledge Base yang sama. Cukup sekali menyiapkan materi bot.
Lihat fitur ini bekerja di industrimu
Lihat bagaimana Chat Widget dipakai mengubah pengunjung website jadi pelanggan.