Panduan ยท Kontak & Pemasaran
Cara Merapikan Kontak & Profil Pelanggan
Panduan langkah demi langkah: kita akan mengisi buku alamat pelangganmu, mengelompokkannya dengan label, dan menyiapkannya supaya gampang dipakai untuk broadcast โ lengkap dengan gambar layarnya.
Untuk siapa panduan ini
Panduan ini untuk semua jenis akun โ UMKM (B2C), Bisnis (B2B), dan Pemerintah (B2G). Menu Contacts adalah buku alamat pelangganmu: tempat semua nama, nomor, label, catatan, dan riwayat percakapan tersimpan rapi di satu daftar.
Pakai panduan ini saat: kamu ingin merapikan daftar pelanggan, mengelompokkannya supaya mudah disaring saat broadcast, atau melihat riwayat seorang pelanggan sebelum membalas chat-nya.
Yang perlu disiapkan
- Akses ke dashboard (cukup lewat browser, tanpa coding).
- Bila ingin menarik kontak dari WhatsApp: satu channel WhatsApp sudah terhubung โ lihat panduan Channel WhatsApp bila belum.
Mengenal halaman Contacts
Buka menu Saluran & Tim โ Contacts di sidebar kiri. Kamu akan tiba di halaman seperti gambar di bawah. Yang perlu kamu kenali di sini:
- Tabel kontak di tengah โ tiap baris satu pelanggan, lengkap dengan nama, nomor, label, dan penanda sumber.
- Filter "Sumber" di atas tabel โ menyaring kontak berdasarkan dari mana ia masuk (chat, sinkronisasi, tarik grup, manual).
- Tombol-tombol aksi โ "Sinkron WhatsApp", "Validasi WA", dan tombol tambah kontak manual.
- Penanda di tiap baris โ badge seperti Valid, Bisnis, atau Pribadi muncul setelah kamu menjalankan validasi WhatsApp.

Langkah 1 โ Buka halaman Contacts
Pada sidebar kiri, cari grup menu SALURAN & TIM, lalu klik Contacts. Halaman buku alamat terbuka dengan daftar kontak yang sudah ada.
Langkah 2 โ Pahami dari mana kontak masuk
Kontak bisa masuk dari beberapa sumber, dan kamu tidak perlu mengetik semuanya satu per satu:
- Otomatis dari chat โ begitu seseorang menghubungi bisnismu, nomornya tersimpan sendiri.
- Sinkronisasi WhatsApp โ menarik kontak dari nomor WhatsApp yang terhubung.
- Tarik kontak grup โ anggota grup WhatsApp dimasukkan ke daftar (lihat panduan Grup WhatsApp).
- Manual โ kamu tambahkan sendiri lewat tombol tambah kontak.
Pakai filter Sumber di atas tabel untuk melihat kontak per asalnya.
Langkah 3 โ Sinkronkan kontak dari WhatsApp
Klik tombol Sinkron WhatsApp. Sistem menarik kontak dari nomor WhatsApp yang terhubung ke daftar Contacts. Proses berjalan bertahap โ kontak akan muncul memenuhi tabel setelah selesai.
Langkah 4 โ Beri label pada kontak
Label adalah pengelompokan bebas โ satu kontak boleh punya beberapa label sekaligus. Inilah kunci supaya broadcast nanti tepat sasaran. Buka sebuah kontak, lalu tambahkan label sesuai kelompoknya, mis. Pelanggan Setia, Calon Pembeli, atau Murid Aktif SMP.
Langkah 5 โ Lengkapi profil kontak
Klik sebuah kontak untuk membuka profil detailnya. Di sini kamu bisa melihat dan mengisi:
- Nama, perusahaan, jabatan โ identitas pelanggan.
- Tahap โ posisi pelanggan dalam alur penjualanmu (lihat panduan Pipeline).
- Catatan โ hal penting yang perlu diingat tentang pelanggan ini.
- Riwayat percakapan & jumlah pesanan โ terisi otomatis, jadi kamu tahu konteks tanpa bertanya ulang.
Langkah 6 โ Validasi nomor WhatsApp
Klik tombol Validasi WA untuk memeriksa apakah nomor kontak benar-benar aktif di WhatsApp, sekaligus menandai mana yang akun bisnis dan mana yang pribadi. Prosesnya berjalan bertahap dengan jeda aman; klik lagi bila kontak masih banyak. Setelah selesai, tiap baris mendapat badge Valid, Bisnis, Pribadi, atau Bukan WA.
โ ๏ธ Sistem hanya mengelola dan memvalidasi kontak yang sudah kamu miliki. Membuat atau menebak nomor acak tidak didukung โ berisiko pemblokiran nomor dan melanggar perlindungan data pribadi.
Cara tahu berhasil
Buku alamatmu sudah rapi bila:
- Daftar Contacts terisi โ kontak dari chat, sinkronisasi, dan grup semua muncul.
- Tiap kontak punya label yang sesuai, dan kamu bisa menyaring tabel per label.
- Membuka sebuah kontak menampilkan profil lengkap beserta riwayat percakapannya.
- Setelah validasi, kontak punya badge status WhatsApp yang jelas.
Tips
- Beri label sejak awal. Kontak yang sudah berlabel langsung siap dipakai broadcast yang tepat sasaran.
- Isi catatan profil. Saat pelanggan menghubungi lagi, kamu tinggal buka profilnya โ tak perlu bertanya hal yang sama dua kali.
- Validasi sebelum broadcast besar. Menyaring nomor yang tidak aktif lebih dulu membuat broadcast lebih hemat dan aman.
Masalah umum
- Kontak hasil sinkronisasi tidak muncul โ pastikan channel WhatsApp berstatus Terhubung, lalu ulangi Sinkron WhatsApp.
- Validasi berhenti di tengah โ itu wajar; prosesnya dibatasi per batch demi keamanan nomor. Klik Validasi WA lagi sampai semua kontak tervalidasi.
Pertanyaan Umum
Dari mana saja kontak bisa masuk?
Dari pelanggan yang chat, sinkronisasi kontak WhatsApp, menarik anggota grup, dan penambahan manual. Sumber tiap kontak ditampilkan dan bisa difilter lewat filter Sumber di atas tabel.
Untuk apa label kontak?
Untuk mengelompokkan pelanggan agar mudah disaring โ terutama saat broadcast. Misalnya bimbel bisa broadcast hanya ke murid kelas tertentu tanpa mengganggu yang lain.
Kenapa tidak bisa membuat nomor acak?
Menghubungi nomor yang tidak memberi izin melanggar UU Perlindungan Data Pribadi dan berisiko membuat nomor pengirimmu diblokir. Sistem hanya bekerja dengan kontak yang sah kamu miliki.
Apa arti badge Valid, Bisnis, dan Pribadi?
Badge itu muncul setelah kamu menjalankan Validasi WA. Valid berarti nomor aktif di WhatsApp; Bisnis berarti akun WhatsApp bisnis; Pribadi berarti akun biasa; Bukan WA berarti nomor tidak terdaftar di WhatsApp.
Lihat fitur ini bekerja di industrimu
Begini menu Contacts dipakai merapikan pelanggan di berbagai bidang.
Toko Online & UMKM
Pemilik toko menyimpan tiap pembeli dengan label seperti "Pelanggan Setia" atau "Calon Pembeli", lalu memakainya untuk broadcast promo yang tepat sasaran.
SelengkapnyaTravel & Tour
Agen travel mengelompokkan kontak per paket perjalanan atau destinasi favorit, sehingga penawaran trip baru langsung tertuju ke peminat yang relevan.
Selengkapnya